Pengertian Shutter Speed Element kedua setelah Aperture dalam Segitiga fotografi. shutter atau rana adalah sebuah tirai di depan sensor kamera. sedangkan speed artinya cepat/kecepatan. jadi shutter speed adalah lamanya waktu shutter / rana pada kamera terbuka atau lamanya sensor pada kamera melihat subjek yang akan difoto.
Shutter speed rendah (lambat) berarti rana akan terbuka lebih lama (cahaya yang masuk lebih banyak).
pengaturan ini biasanya digunakan untuk sengaja menghasilkan efek blur dan menunjukan pergerakan objek. sedangkan shutter speed tinggi (cepat) artinya rana terbuka sangat cepat sehingga cahaya yang masuk ke sensor akan lebih sedikit. biasanya digunakan untuk membekukan gerakan. semakin cepat objek yang di ingin dibekukan, maka maki tinggi juga pengaturan shutter yang dibutuhkan.
pengaturan ini biasanya digunakan untuk sengaja menghasilkan efek blur dan menunjukan pergerakan objek. sedangkan shutter speed tinggi (cepat) artinya rana terbuka sangat cepat sehingga cahaya yang masuk ke sensor akan lebih sedikit. biasanya digunakan untuk membekukan gerakan. semakin cepat objek yang di ingin dibekukan, maka maki tinggi juga pengaturan shutter yang dibutuhkan.
Shutter speed dapat diatur dalam satuan detik atau sepersekian detik. misalnya shutter speed 1/100 artinya shutter akan tertutup pada waktu 1/100 detik atau 0,01 detik. biasanya pengaturan shutter speed adalah kelipatan 2 seperti 1/500 , 1/250 , 1/125 , 1/60 , 1/30 dst. Namun kini banyak produsen kamera yang menawarkan pengaturan shutter speed 1/3 stop seperti contoh 1/500 , 1/400 , 1/320 , 1/250 , 1/200 , 1/160 dst. selain itu kamera DSLR jaman sekarang juga menawarkan pengaturan Bulb mode sehingga penggunanya bisa menahan shutter tetap terbuka selama yang di inginkan.
Pengaturan shutter speed yang aman biasanya adalah 1/60 atau lebih tinggi (1/60 - 1/2000).
bisa juga mengatur shutter speed lebih tinggi dari panjang lensa yang kita gunakan. misalnya jika menggunakan lensa 50mm maka gunakan shutter speed minimal 1/60 atau jika menggunakan lensa 24mm gunakan minimal shutter speed 1/30. shutter lebih kecil dari panjang lensa tetap bisa digunakan asal menggunakan bantuan dari tripod (jika tidak ingin hasilnya blur).
penggunaan shutter yang benar dan terkonsep bisa menghasilkan efek foto yang luar biasa.
seperti penggunaan shutter speed lambat untuk membuat efek air seperti kapas pada air terjun atau ombak di pantai. bisa juga menggunakan shutter speed cepat untuk membekukan gerakan burung yang sedang mengepakkan sayap.
seperti penggunaan shutter speed lambat untuk membuat efek air seperti kapas pada air terjun atau ombak di pantai. bisa juga menggunakan shutter speed cepat untuk membekukan gerakan burung yang sedang mengepakkan sayap.




Komentar
Posting Komentar